Perbedaan Takut dan Phobia

Banyak orang yang merasakan takut terhadap suatu hal, namun tidak berusaha mengatasinya karena merasa tidak terganggu dengan hal tersebut. Namun, bagi sebagian orang, mereka lebih memilih untuk berkonsultasi dengan psikiater, meskipun tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan miliknya. Sebab, ketakutan ini dianggap mengganggu aktivitas keseharian mereka misalnya saja ketakutan mengendarai kendaraan atau vehophobia.

Untuk orang yang jarang bepergian mungkin hal ini tidak masalah, namun bagi yang memiliki tingkat mobilitas tinggi, tentunya hal ini akan mengganggu. Sebenarnya, rasa takut akan sesuatu merupakan hal yang wajar, selama kita masih bisa mengatasinya. Namun, ketika rasa takut ini berkembang menjadi phobia, maka hal inilah yang harus diwaspadai.

Takut atau Phobia

Eh, takut dan phobia memang beda? Jelas, mereka adalah dua hal yang berbeda. Meskipun phobia sendiri merupakan kondisi dimana seseorang takut akan suatu hal. Nah, supaya kamu tidak bingung dengan kedua istilah ini, langsung saja kita bahas.

Berdasarkan informasi dari situs hypnotheraphy directory, perasaan takut adalah suatu hal yang sangat umum dan mudah dijelaskan, atau didiagnosa. Sementara, untuk phobia sendiri adalah perasaan cemas yang ditandai dengan ketakutan intens dan tidak rasional (tidak masuk akal) terhadap suatu obyek yang sebenarnya tidak menimbulkan suatu ancaman nyata. Sebab itulah, ada beberapa jenis phobia unik yang menurut kita adalah hal lucu, namun tidak bagi sang penderita.

Secara garis besar, ada 3 bentuk phobia, yaitu:

  • Spesifik: Phobia ini adalah ketika seseorang mengalami rasa takut terhadap suatu obyek atau situasi tertentu. Misalnya, phobia ketinggian, phobia Anjing, dan berbagai hal obyek lainnya.
  • Sosial: Phobia ini berkaitan dengan sosial, yang pada umumnya membuat penderitanya merasa takut untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.
  • Agoraphobia: Phobia ini terjadi ketika seseorang merasa takut berada di tempat atau situasi yang dianggap sulit melarikan diri. Termasuk juga tempat umum yang tertutup, seperti transportasi umum, mall, dan sejenisnya.

Selain itu, perbedaan lain antara takut dan phobia ini terdapat pada dampak yang ditimbulkan kepada penderitanya. Ketika seseorang hanya merasa ketakutan, maka biasanya masalah ini masih cenderung dapat diatasi sendiri. Misalnya, munculnya rasa takut ketika pertama kali naik pesawat. Namun, secara perlahan rasa takut ini menghilang setelah beberapa saat. Atau, takut dengan suatu hewan, namun selama hewan tersebut tidak berada benar-benar dekat dengan kita, maka hal tersebuat bukanlah masalah.

Sementara, pada penderita phobia ini rasa takut tidak bisa menghilang dengan sendirinya. Bahkan, rasa takut ini dapat berkembang menjadi cemas dan akhirnya mengalami serangan panik. Bahkan, terkadang seseorang mengalami keringat dingin hingga gemetar saat dipaksa harus menghadapi rasa takutnya tersebut. Penyebab dari munculnya phobia ini juga sangatlah beragam, seperti trauma, phobia yang muncul sejak masih anak-anak, atau muncul secara tiba-tiba ketika seseorang sudah dewasa. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.