Ampuh, Cara Mengatasi Bayi Batuk Pilek Ini Wajib Dicoba

Orang tua mana yang tak sedh saat anaknya sakit? Pasti sedih sekali melihat si kecil yang biasanya aktif dan ceria kini hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur. Selama masa pertumbuhan, buah hati memang akan rentan terserang berbagai jenis penyakit terutama yang disebabkan oleh virus seperti batuk dan pilek. Masalahnya, batuk pilek pada bayi sangat menyiksa karena mereka belum bisa mengeluarkan ingus atau membuang dahaknya sendiri. Bayi yang terserang batuk dan pilek juga sering kali tidak bisa tidur nyenyak di malam hari sehingga keesokannya akan rewel seharian. Maka dari itu, Anda harus tahu cara mengatasi bayi batuk pilek secara efektif.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi batuk dan pilek pada buah hati seperti berikut ini:

Pastikan kekebalan tubuh si kecil terjaga

Bayi mudah terkena batuk dan pilek biasanya dikarenakan sistem imun tubuhnya belum terbentuk dengan baik. Tapi saat sudah terkenal batuk pilek, buakn berarti Anda sebagai orang tua bisa lengah, sebab jika imunitas si kecil tidak dijaga maka ia bisa terserang penyakit yang lebih serius. Maka dari itu, meski nafsu makan buah hati menurun saat batuk pilek, tetap berusalah memberikan makanan bergizi dan jga suplemen yang bisa meningkatkan kekebalan tubuhnya sehingga ia lekas sembuh dan tidak terserang penyakit lainnya.

Cara Mengatasi Bayi Batuk Pilek
Sumber Gambar: DetikHealth

Buat anak bisa beristirahat dengan nyaman

Ketika mengalami batuk dan pilek, wajar saja kalau si kecil menjadi rewel. Ia akan merasakan sejumlah ketidaknyamanan mulai dari tenggorokan yang gatal atau sakit, kepala pusing, hidung tersumbat, dan sejumlah keluhan lainnya. Pastikan Anda  tidak terpancing untuk marah ketika anak rewel saat sakit. Buatlah ia bisa beristirahat dengan nyaman sehingga gejala batuk pilek yang ia alami juga akan lebih cepat mereda. Ketika anak sudah bisa tidur, jagalah suasana setenang mungkin supaya ia tidak terbangun tiba-tiba dan akan membuatnya semain rewel.

BACA JUGA:  Pantangan yang Sebaiknya Dihindari Saat Hamil

Bayi harus selalu berada di rumah

Orang dewasa mungkin masih bisa beraktivitas seperti biasa saat mengalami batuk dan pilek. Namun berbeda dengan bayi, mereka sebaiknya berada di rumah ketika sedang batuk pilek. Orang tua mungkin menganggap tam masalah anak keluar rumah, toh ia digendong atau berada di stroller. Tapi cuaca yang tak menentu dan juga banyaknya virus serta bakteri di luar rumah bisa memperlambat proses penyembuhan batuk dan pilek pada buah hati. Kalau biasanya Anda menitipikan si kecil ke day care, maka saat ia sakit cobalah untuk merawatnya sendiri di rumah atau meminta bantuan orang terdekat seperti kakek neneknya kalau memang harus Anda tinggal bekerja.

Pastikan si kecil minum banyak cairan

Saat batuk dan pilek, di dalam tubuh buah hati akan terdapat banyak lendir. Untuk membantu menghilangkan lendir tersebut, pastikan ia mengonsumsi banyak cairan bisa berupa susu ataupun air putih. Cairan juga akan membantu menstabilkan suhu tubuh anak sehingga ia merasa lebih bugar. Saat anak batuk pilek, usahakan membuatkannya minuman sendiri di rumah dan bukan membeli minuman dalam kemasan yang banyak mengandung pengawet serta pemanis buatan.

BACA JUGA:  Pingpoint Referensi Penunjang Gaya Hidup dan Lifestyle

Pasang humidifier di kamar bayi

Seiring dengan makin canggihnya teknologi, banyak juga alat yang bisa Anda gunakan untuk membantu melegakan pernapasan anak saat batuk pilek, salah satunya adalah humidifier. Alat ini sebenarnya merupakan pelembap udara yang menjadikan udara lebih hangat dan bisa memberikan efek baik kep pernapasan. Ketika si kecil batuk atau pilek, Anda bisa meneteskan minyak tertentu untuk membantu melegakan pernapasan dan membuatnya lebih nyenyak tidur di malam hari.

Berikan makanan tinggi vitamin C

Makanan tinggi vitamin C akan membantu mengurangi gejala peradangan sekaligus meningkatkan kekebalan tubuh buah hati sehingga ia bisa lebih cepat sembuh dari batuk pilek yang dideritana.

BACA JUGA:  Jangan Sampai Sakit! Bersihkan Kasur Sebulan Sekali

Berikan obat sesuai petunjuk dokter

Cara mengatasi bayi batuk pilek  yang berikutnya adalah dengan memberikannya obat. Tapi jangan sembarangan memilih obat di pasaran, sebab Anda harus berkonsultasi terlebih dhaulu dengan dokter anak untuk menemukan obat yang tepat dan sesuai dengan kondisi buah hati. Pastikan memberikan obat sesuai dengan jadwal dan juga takaran yang dianjurkan sehingga anak akan lebih cepat sembuh. Anak yang tidak doyan obat bisa dianjurkan untuk mengonsumsi berbarengan dengan makanan atau miunman tertentu.

Secara umum, batuk pilek pada anak akan berakhir dalam satu hingga dua minggu. Namun jika dalam waktu tersebut anak belum sembuh, ada baiknya Anda segera membawanya ke dokter. Jika bayi mengalami sakit tenggorokan yang juga disertai demam, maka sebaiknya Anda juga segera membawanya ke dokter. Demam yang memiliki kemungkinan bahaya adalah jika terjadi selama 3 hari dengan suhu lebih dari 38 derajat celcius. Bayi yang menunjukkan gejala sesak napas dengan bibir kebiruan juga harus segera mendapatkan penanganan terbaik untuk mencegah hal-hal tidak diinginkan.

Nah, semoga cara mengatasi bayi batuk pilek tersebut bermanfaat dan si kecil tersyang bisa segera pulih seperti sedia kala.

Bagikan Artikel Ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.