5 Macam Rumah Adat Jawa Tengah

Negara Republik Indonesia merupakan negara kesatuan dengan berbagai macam budaya dan keragaman. Terdiri dari 5 pulau (Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Papua) dan juga 34 provinsi. Kebudayaan negara ini sangat spesial, dari mulai Sabang sampai dengan Merauke. Ratusan, bahkan ribuan bahasa daerah bisa ditemukan didalam negara kesatuan Republik Indonesia.

Macam Rumah Adat Jawa Tengah

Bicara soal kebudayaan dan keragaman negara Indonesia, juga tak terlepas dari pulau Jawa. Pulau ini, memiliki banyak seni, bahasa, kerajinan, keunikan serta peninggalan prasejarah. Contohnya seperti Jawa tengah dengan rumah Adatnya.

Bahkan, rumah Adat Jawa tengah sendiri saat ini sedang banyak di perbincangkan orang-orang dan menjadi center of a tencent. Sebab selain memiliki banyak keunikan, rumah Adat Jawa tengah merupakan salah satu sejarah dari negara Indonesia. Terlepas dari itu, Rumah Adat Jawa tengah memiliki 5 macam/jenis dan berikut penjelasannya.

1. Rumah Adat Joglo

Joglo merupakan salah satu rumah Adat Jawa tengah yang sangat terkenal. Sebab, pada dasarnya rumah ini dihuni oleh banyak bangsawan dan juga orang kaya. Tak heran, jika bangunan dari rumah Adat Joglo terbentuk dari kayu dengan harga dan kualitas yang sangat tinggi.

Rumah Adat Joglo

Ciri khas dari rumah Adat Joglo sendiri yaitu empat tiang utama pada depan rumah. Selain itu, didalam rumah Adat joglo, juga terdapat rumah induk seperti pendopo, emperan, pringgitan, sentong tengah, senthong kiwa dan sentong engen.

2. Rumah Adat Limasan

Limasan merupakan rumah Adat Jawa tengah dengan infrastruktur bangunan yang kokoh. Sekilas rumah Adat Limasan mirip dengan rumah Adat dari Sumatera Selatan. Akan tetapi berbeda, di dalam rumah Adat Limasan terdapat banyak jenis seperti lawakan, gajah Mungkur, Klabang Nyander dan Semar Pindohong.

Rumah Limasan
Rumah Adat Limasan

Yang unik adalah, bangunan dari rumah Adat Limasan sama sekali tidak dibalut dengan lapisan atau cat. Meskipun begitu, rumah Adat Limasan terlihat lebih natural/alami dan tidak kehilangan keindahan nya sama sekali.

BACA JUGA:  Rumput Sintetis yang Hijau dan Menyejukkan Pemandangan

3. Rumah Adat Tajug

Selanjutnya rumah Adat Jawa tengah yang tak kalah menarik adalah rumah Adat Tajug. Dibuat khusus untuk menjalankan ibadah, rumah Adat Tajug begitu terkenal. Salah satu contoh adalah masjid agung Demak.

Rumah Tajug
Rumah Adat Tajug

Desain khusus rumah Adat Tajug tidak boleh sembarangan. Pasalnya, dirancang khusus untuk tempat sholat atau beribadah. Rumah adat Tajug tertidiri dari berbagai bentuk bangunan lawas yang dirancang khusus dengan bentuk yang secantik cantiknya namun dengan konsep sederhana. Selain itu, rumah Adat Tajug memiliki berbagai macam jenis seperti Lambang sari, Mangkurat, Semar Tinandhu, dan Semar sinongsong.

4. Rumah Adat Kampung

rumah kampung
Rumah Adat Kampung

Sesuai dengan namanya rumah Adat Jawa tengah yang satu ini mayoritas dihuni atau didiami oleh masyarakat kampung setempat. Ciri khusus dari rumah Adat Kampung adalah jumlah tiang yang berkelipatan empat. Sedangkan desain rumah Adat Kampung menggunakan konsep sederhana beserta konsep rapih nan indah.

5. Rumah Adat Panggang Pe

Rumah Panggang Pe
Rumah Adat Panggang Pe

Terakhir rumah Adat Jawa tengah yang harus kalian tau adalah Panggang Pe. Hampir mirip dengan rumah Adat Kampung, Panggang Pe juga memiliki konsep yang sederhana. Dengan hanya menggunakan 4 sampai 6 tiang utama membuat rumah Adat ini terlihat sangat kokoh dan gagah. Biasanya, rumah Adat Panggang Pe digunakan sebagai warung dan juga pos ronda/penjaga.

Selesai sudah berita mengenai tentang Rumah Adat Jawa tengah. Semoga informasi tersebut bisa menjadi ilmu dan menambah wawasan tentang Adat Jawa tengah yang memang begitu menarik untuk dibahas, semoga bermanfaat.

Bagikan Artikel Ini!

31 thoughts on “5 Macam Rumah Adat Jawa Tengah

  1. Baca ini inget pelajaran SD ngapalin nama-nama rumah adat. Seru! Tapi jujur sekarang udah jarang banget rumah adat. TMII mgkn ya? hihihi. Karena aku Jawa, lebih seringnya liat joglo aja sih. Selebihnya nggak pernah huhu

  2. Ah.. jadi tau, ternyata tajug itu juga menjadi nama bangunan adat khusus untuk rumah ibadah di jawa tengah juga, ya?

    Sebelumnya, saya sering mendengar kata tajug ini dari orang yang tinggal di jawa barat.

  3. Aku bukan asli Jawa sih, tapi kalau lihat rumah adat begini bawaannya pengen motret aja. Kalau di sana, rumah2 begini masih ada nggak ya?

  4. Aku paling suka dengan rumah adat limasan, punya nilai estetika yang tinggi dan unik deh pokoknya. Dari kelima rumah adat jawa tengah ini masing2 punya unsur adat yg berbeda2 ya, sama-sama keren semuanya dan punya gaya arsitektur yg unik juga

    1. keren yah mba, tapi seiring perkembangan zaman khususnya diperkotaan sudah tidak ada bangunan dengan arsitektur adat jawa ini.

  5. satu suku aja bisa punya macam-macam jenis rumah dengan fungsi, manfaat dan filosofinya masing-masing ya kan. Emang yaa budaya tradisi tuh njelimet tapi deep banget pemaknaannya. OOT rumah adat jawa, aku sempet ke setu babakan dan tanya2 soal rumah adat betawi, urusan jumlah tangga aja ada maknanya, jumlahnya ganjil karena Allah suka bilangan ganjil, begitu salah satu ceritanya

    1. iyah mba, itu yang membuat Indonesia banyak dilirik dunia karena keberagaman suku, adat, dan budaya termasuk rumah adatnya yang indah.

  6. wah aku tahunya cuma rumah joglo nih kalau rumah adat jawa tengah. selebihnya pernah lihat tapi nggak tahu namanya. tapi aku paling suka sih sama desain mesjid jawa tengah yang bersusun gitu pasti ada filosofinya ya desainnya itu

  7. Lihat desain rumah adat Jogja saya jadi kepikiran pengen punya rumah dengan desain rumah Joglo atau rumah Limasan. Kesannya adem gitu ya..full kayu2an. Ngadem di rumah itu sambil minum teh poci gula batu. wih mantull.

  8. wow, ternyata lumayan banyak juga yaa bentuk rumah adat di jawah tengah. Kirain untuk satu daerah itu, satu aja bentuk rumah adatnya, ternyata bisa bermacam-macam yaa

    1. bener mas, pernah ke pedesaan pas ke rumah kakak ipar di daerah jogja emang adem anginnya sepoy-sepoy banget.. bikin betah

  9. Kalau membaca tentang rumah adat ini, terasa bahwa Nusantara kita ini kaya, dan perlunya untuk dilestarikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *